Kamis, 03 November 2016

JURUSAN AGROTEKNOLOGI

Sebagai negara yang sangat luas lahan pertaniannya tentunya prospek kerja lulusan agroekoteknologi sangat luas sekali. Sebelum membahas tentang prospek kerja lulusan agroekoteknologi marilah pertama-tama kita bahas terlebih dahulu apa itu “agroekoteknologi”
Asal kata Agroekoteknologi atau biasa disingkat dengan Agroteknologi adalah “agro” serta “teknologi”. Agro merupakan adalah ilmu yang mempelajari gejala dan fenomena yang terkait dengan pertanian baik itu secara teori maupun praktek dalam pengelolaan tanah serta produksi tanaman. Sedangkan kata “teknologi” berkaitan erat dengan ilmu sains serta perekayasaan.
Jka anda mengambil Program Studi Agroteknologi nantinya anda akan mempelajari tentang bagaimana cara mengelola suatu komoditas dari berbentuk bibit sampai berbentuk hasil dan selanjutnya diolah menjadi sebuah produk.
Anda juga akan mempelajari tentang tanaman dan tumbuhan, pangan ataupun hortikultura, serta praktek langsung tentang bagimana cara proses menanam bibit yang baik, proses panen, proses pengolahan, hingga proses produksi.
Program Studi Agroteknologi nantinya akan lebih fokus pada hal-hal yang berkaitan dengan “tanaman”-nya itu sendiri dan juga mengenai hal-hal yang terkait dengan proses penanamannya.
Peluang Kerja Lulusan Jurusan Agroteknologi
Lulusan Agroteknologi dapat bekerja sebagai Pengusaha atau pelaku bisnis pada komoditas perkebunan, pangan, hortikultura serta kehutanan. Menjadi pengusaha maupun pelaku bisnis dalam bidang pembenihan, penjualan pupuk serta pestisida atau menjual alat-alat produksi pertanian merupakan salah satu pilihan bagi lulusan Agroteknologi.
Lulusan Agroteknologi juga bisa menjadi pengelola perkebunan-perkebunan baik milik pribadi, swasta maupun pemerintah.
Bekerja di industri perbenihan, pupuk dan pestisida nasional dan multinasional. Bergabung di Kementerian pada Pemerintah Pusat dan berbagai badan dan pusat penelitiannya (Penelitian dan Pengembnagan/Litbang), Pemerintahan Daerah (Pemda) dengan dinas-dinas teknisnya, lembaga pembiayaan seperti bank-bank pemerintah dan swasta.
Lulusan Agroteknologi berpeluang besar bergabung sebagai Akademisi dan peneliti di Perguruan Tinggi ataupun lembaga riset (pemerintah ataupun swasta), industri pangan, pakan, farmaka dan biodiesel.
Menjadi Konsultan profesional di sektor pertanian/perkebunan, atau di organisasi organisasi besar Badan Pertanahan Nasional (BPN), LIPI, BUMN, hingga menjadi fasilitator pemberdaya masyarakat (LSM) dalam bidang agribisnis/pertanian.
Selain bergerak dibidang pertanian, lulusan agroteknologi dapat bekerja diluar sektor pertanian seperti pegawai bank, guru, dosen, Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal).

Saat ini dunia telah menghadapi 3 masalah besar yaitu pemanasan global, krisis pangan dan krisis air. Kegita masalah tersebut implikasinya sangat besar terhadap kelangsungan hidup organism di bumi.
Bidang pertanian memegang peranan sangat penting ke depan untuk mengatasi masalah tersebut. Ahli pertanian ditantang untuk merakit tanaman yang mampu menyerap karbon dalam jumlah besar, tanaman pangan dengan produktifitas tinggi dan tanaman untuk reboisasi lahan-lahan kritis.
Menghadapi era perdangan bebas Asean-China tahun 2015, Indonesia membuat target produksi pertanian 75,5 jt ton gabah kering giling, jagung 29 jt ton. Kedelai 2,7 jt ton, dan gula 4,8 jt ton.
Untuk mencapai target tersebut diperlukan kajian yang teruji, tenaga ahli pertanian terutama Agroteknologi yang kompeten dan professional, disinilah peran program studi Agroteknologi diperlukan untuk menghasilkan terobosan teknologi dan menghasilkan lulusan yang kompeten dan professional.
Program studi Agroteknologi, UMM dengan sarana dan prasarana yang lengkap meliputi laboratorium (mikrobiologi, biologi molekuler, kultur jaringan tanaman, teknologi benih, dan computer), kebun percobaan tanaman pangan, buah, sayur dan tanaman hias, greenhouse dan screenhouse.
Program studi Agroteknologi diasuh staf pengajar bergelar Guru Besar 5%, Doktor 45%, kandidat Doktor 37% dan Master 13%, yang berpengalaman dalam bidang teknologi dan budidaya pertanian baik tanaman hias, sayur, buah, tanaman perkebunan, tanaman obat, tanaman serat dan lain-lain. Fasilitas perkuliahan didukung peralatan canggih seperti LCD, Proyektor dan Kamera CCTV sehingga proses pembelajaran menarik dan tidak membosankan.
Program studi Agroteknologi dengan sarana dan prasarana yang dimiliki serta didukung oleh suasana kampus putih yang megah sangat ideal untuk menghasilkan sarjana bidang agroteknologi yang professional, berakhlak mulia, menguasai dan mampu mengembangkan IPTEKS sesuai perkembangan zaman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar